Manusia dan Kebudayaan
MANUSIA DAN KEBUDAYAAN
A. Manusia
Manusia
adalah makhluk sosial ciptaan tuhan yang paling sempurna yang selalu
membutuhkan orang lain untuk berinteraksi. Manusia berasal dari bahasa sanksekerta yaitu manu yang berarti berakal/berfikir, sedangkan dalam sejarah berasal
dari kata homo yang artinya manusia.
Manusia dikatakan makhluk sempurna karena memiliki harkat (harga diri),
martabat (kedudukan), dan derajat (sesuatu yang perlu dicari berdasarkan
kedudukan).
Hakikat
manusia adalah sebagai berikut :
1.
Makhluk yang bertenaga dan dapat mengendalikan hidupnya untuk mencari kebutuhan
2.
Individu yang bersikap rasional dan bertanggung jawab atas perilakunya
3.
Dapat mengubah nasibnya sendiri, dan bergerak ke arah yang positif
4.
Selalu berkembang selama hidupnya
5.
Individu yang selalu melakukan usaha untuk dirinya dan orang lain
6.
Memiliki potensi tak terbatas atau tak terduga
7.
Makhluk tuhan yang dapat berlaku baik maupun jahat
8.
Sangat dipengaruhi oleh lingkungan sosial
Kepribadian bangsa Timur
Bangsa Timur identik dengan penduduk berkulit eksotis dan
sawo matang, ada juga yang bermata sipit dan berkulit putih. Bangsa Timur
dikenal sebagai bangsa yang ramah dan memiliki kepribadian yang sopan dan
santun.
B. Kebudayaan
Kebudayaan diambil dari bahasa sanksekerta yaitu buddhayah artinya hal yang memiliki arti
budi dan akal manusia atau dapat diartikan dengan budi dan akal manusia dapat
menjalankan kehidupannya. Kebudayaan bersifat turun-temurun .
Pengertian budaya secara umum sangat beragam tapi
maknanya adalah hidup yang dimiliki oleh kelompok masyarakat tertentu yang
terbentuk oleh banyak unsur secara menyeluruh.
Walaupun tidak ada peraturan tertulis tapi kebudayaan
bersifat memaksa dan memberikan pedoman kepada masyarakat.
Unsur-Unsur Kebudayaan :
1.
Sistem Bahasa
Bahasa merupakan sarana terpenting untuk manusia
berkomunikasi, dan merupakan ciri terpenting dari kebudayaan suatu Bangsa.
2.
Sistem
Pengetahuan
Sistem pengetahuan berkaitan dengan Sistem peralatan
hidup dan teknologi karena sistem pengetahuan bersifat abstrak atau biasanya
berasal dari ide manusia, sistem pengetahuan bersifat sangat luas. Contoh
pengetahuan yang diketahui oleh setiap suku bangsa adalah ; alam sekitar,
tumbuhan, binatang, bahan mentah, benda sekitar, tubuh manusia, sifat manusia,
ruang dan waktu.
3.
Sistem
Kemasyarakatan (Organisasi sosial)
Ketika suatu kelompok masyarakat merasakan satu sama
lain.
4.
Sistem Peralatan
Hidup dan Teknologi
Sejumlah alat teknologi yang dimiliki masyarakat,
meliputi cara bertindak dalam pengumpulan bahan mentah.
5.
Sistem
Pencaharian Hidup
Segala usaha yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan.
6.
Sistem Religi
Perpaduan antara keyakinan dan praktek agama yang
bersifat suci dan sulit dijangkau oleh akal manusia.
7.
Kesenian
Segala hasrat manusia terhadap keindahan, bentuknya
beraneka ragam sesuai dengan kreativitas dan imajinasi manusia.
Terdapat 3 Wujud Kebudayaan
yaitu:
1.
Ide/gagasan : suatu
cara berfikir manusia/pola pikir terhadap kehidupan.
2.
Aktivitas :
kegiatan atau tindakan yang dilakukan oleh masyarakat.
3.
Hasil Budaya :
peninggalan/sisa yang ditinggalkan.
Orientasi Nilai Budaya
1.
Hakekat hidup :
Masyarakat dipengaruhi oleh kebudayaan dalam pola piker serta memahami arti
hidup.
2.
Hakekat kerja
atau karya manusia : Perbedaan pikiran masyarakat dalam menganggap penting
pekerjaan (ada yang untuk memenuhi kebutuhan tetapi ada pula yang bertujuan
untuk pangkat/jabatan)
3.
Hakekat
kedudukan manusia dalam ruang dan waktu : Ada budaya yang menganggap penting
masa lalu, ada yang fokus kepada masa kini, dan ada yang melihat jauh ke masa
depan.
4.
Hakekat hubungan
manusia dengan alam sekitar : Ada kebudayaan yang percaya alam itu luar biasa dan mengenai manusia, ada yang
menganggap alam adalah anugerah dari Tuhan YME, dan ada yang ingin mencari keselarasan
dengan alam.
5.
Hakekat sesama
manusia : ada kebudayaan yang berfikir interaksi secara musyawarah, ada yang
lebih memikirkan hak asasi manusia, dan ada kebudayaan yang lebih mementingkan
senioritas.
Perubahan kebudayaan
Terjadi karena adanya ketidaksesuaian unsur budaya
terhadap fungsi kehidupan masyarakat , semakin berkembanhnya zaman maka akan
lebih sering perubahan ini terjadi dikarenakan akan terus menyesuaikan terhadap
kebutuhan masyarakat.
C. Kaitan Manusia dan Kebudayaan
Kaitan antara manusia dan kebudayaan tidak bisa
dipisahkan dikarenakan manusia sebagai makhluk yang sempurna akan terus
menghasilkan budaya dan melestarikannya
secara turun temurun, yang dihasilkan oleh kehidupan sehari-seharinya.
Intinya manusia dan kebudayaan tidak bisa dipisahkan
karena, manusia adalah pelaku dari kebudayaan tersebut dan kebudayaan adalah
objeknya.
Komentar
Posting Komentar